i’m unique
Alasan Konyol Memilih Seorang Cagub
{ daily } { }
26
May
2008

Berdasarkan pikiran saya yang lagi kehabisan ide untuk posting, saya menghasilkan survey melalui khayalan yaitu alasan-alasan masyarakat ketika memilih cagub-nya, sebut saja pasangan X agar nanti tidak ada yang protes kalau saya sebut nomor 1 atau 2 atau 3 atapun A,B dan C. Pertanyaan saya untuk survey ini adalah, “apakah alasan anda memilih pasangan X dalam pilgub di Bali mendatang?”

  • Pak Putu : “Karena partai dari pasangan X adalah partai pemenang pemilu di Bali.” (Bebek, ngikut aja)
  • Pan Kaler : “Karena partai dari pasangan X menyumbang jutaan rupiah untuk pembangunan di balai banjar saya.” (Hari gini masih ada yang kayak gini, sangutt!!)
  • Men Sugih : “Karena tetangga saya yang anggota DPR satu partai dengan cagub pasangan X.” (Emang DPR itu pernah bantu ibu ngelawar waktu anaknya ibu otonan?)
  • Yan Bongol : “Karena baliho pasangan X yang dipasang di perempatan jalan lebih besar daripada pasangan lainnya.” (Ah, dasar bongol, makanya dia hanya mengandalkan matanya)
  • Nyoman Nyantep : “Karena pasangan X menggunakan pakaian Hindu di balihonya.” (Emang pakaian hindu itu yang kayak apa? Ah, untung tidak ada pasangan yang pakai pakaian agama lain.)
  • Made Lengar : “Karena pasangan X menampilkan visi dan misi di balihonya.” (Kenapa nggak sekalian aja pilih pasangan yang menampilkan proposal di balihonya?)
  • Men Tiwas : “Karena jalan aspal di gang saya katanya dibiayai oleh cagub pasangan X.” (Makanya jangan tinggal di pelosok desa, bikin rumah di pinggir jalan by pass Ngurah Rai aja!)
  • Anak Agung Gede Agung Ngurah Satria Putra Maha Perkasa Diputra Mahendra Maha Jaya Selamanya : “Karena cagub pasangan X yang paling berkasta.” (Hari gini pamer kasta?)
  • Nang Kacong : “Karena ada posko dari pasangan X di depan gang rumah saya.” (Ya ya ya, lumayan ngelah tongos minum arak?)
  • I Lengeh : “Karena lomba layang-layang kemarin dibiayai oleh pasangan X.” (Makanya kalau nggak punya modal jangan ikut lomba layang-layang.)
  • Ketut Polos : “Karena saya kasihan pada pasangan X, susah payah mencari pendukung agar bisa maju menjadi cagub.” (Anda memang welas asih, tapi Pak Tut, di kamus politik itu tidak ada kata kasihan)
  • Nengah Gombloh : “Karena pasangan Y dan Z tidak pernah tangkil ke pura besakih, jadi saya pilih pasangan X.” (Tapi pasangan X juga tidak pernah tangkil ke pura Uluwatu, hayooo)
  • Made Anyar : “Karena kemarin ada simakrama dari pasangan X di banjar saya dan pasangan X berjanji membantu pembangunan di balai banjar.” (Itu balai banjar udah lantai dua, emang mau bikin apa lagi di banjar, hotel?
  • Nyoman Suka Aja : “Karena keluarga saya dari dulu memang setia partai dari pasangan X.” (Waduh, sama partai setia, tapi istri ada 3 plus WIL lagi 5, gimana nih?)
  • Gusti Bucu : “Karena berkat partai dari pasangan X kita masuk ke jaman reformasi.” (Emang sejak jaman reformasi harga bensin jadi turun ya?)
  • Made Ajus : “Karena saya masih ada hubungan saudara jauh dengan cawagub dari pasangan X.” (Ooooo, masih satu pura ya? Pura besakih?)
  • Luh Katrok : “Karena saya liat di tipi pasangan X sering turun ke masyarakat dan banyak memberikan sumbangan.” (Korban berita tanda bintang)
  • Ngurah Lonto : “Karena motto pasangan X kayaknya asyik tuh.” (Kecap memang selalu nomor 1)

Dan yang terakhir :

  • Anaknya Cagub : “Jangan gila donk, itu kan bapak saya, masak saya pilih pasangan lain. Ya iya lah, masak ya iya donk!” (Anak ini kayaknnya kebanyakan nonton super mama).

Semoga saja pada pemilihan gubernur yang akan datang ini rakyat Bali dapat memilih dengan baik dan pilgub dapat berjalan dengan aman serta damai.

Related Posts

13 Comment

pandebaik
May 27th, 2008 at 12:40 am

dari ketiga cagub, saya mending ndak make hak pilih. kecewa lantaran ‘program doen, tusing taen ade actionne…’ -ngutip Cengblonk :)

kalau bahasa linggisnya : “spik-spik bul sit”

okanegara
May 27th, 2008 at 12:42 am

kalau saya pilih pasangan yang dua-duanya bisa ngeblog.jadi bisa blogwalk ke sana, jadi bisa kasi masukan, kritik dan unek-unek pokoknya.

kalau gitu, pilih saya aja ya, saya kan punya blog, hehehe

devari
May 27th, 2008 at 7:21 am

bwakakak, idenya mantap Wir. beh sayang saya ga bisa milih nok. kapan ya pilgib tepatnya bro?

makasi bli. pemilihan gibernur (hehe) bali kalau tidak salah 9 juli 2008, gara2 itu juga bazzar pemuda saya jadi mundur :-(

scarafce
May 27th, 2008 at 12:45 pm

aku sih dah ga percaya ma yang namanya politikus..jadi ga mau milih ah..kemarin juga ps pilgub jabar aku mah tidur aja dirumah :D

kepercayaan masyarakat memang sangat kecil terhadap politik jaman sekarang, seperti kata iwan fals : “apakah selamanya politik itu kejam?”

ikecek
May 28th, 2008 at 9:52 am

ya iya lah, masa ya iya dong, secara yang lagi ngetop mulan jamilah bukan mulan jamidong, hwuhauwauhwa…

(yang ini kebanyakan nonton infotainment) hwahuahuahua

ghozan
May 28th, 2008 at 10:12 pm

susah juga, mo milih bingung milih yang mana (baca: gak ada yang bonafit), gak milih dibilang bukan warga negara yang baik… trus gmana dong? pilih ketiga2nya aja gmana??? :D

jangan donk, ntar dibilang poligami

Ramayadi
May 29th, 2008 at 8:12 pm

aku milih sapa men ya?

btw kemarin aku comment dipostingan ini begitu submit eh malah redirect ke web hallobali tour buatannya 28Sign, kok bisa gitu ya Wir ?

iya bos, ga tau kenapa nih, kayaknya hostingannya yg bermasalah, saya udah komplain ke kecek, hehehe

dede ne
May 30th, 2008 at 1:04 am

Mau tidak mau saya harus pilih satu pasangan kandidat (selain karena terpilih jadi panitia TPS banjar), karena hidup ini memang harus memilih dan kita ada tanggung jawab sama daerah kita, Bali.

Sebab kalau semua GolPut, kan tidak ada pemimpin jadinya di Propinsi Bali, trus kalo pemerintah pusat taruh Gubernur & Wagub dari tokoh luar daerah Bali, khan makin konyol??? Iya nggak??

Kalau kemudian hari pasangan pilihan kita itu tidak becus memimpin Bali, kita serahkan kepada yang diatas (Tuhan maksudnya) supaya mereka (pasangan Gub&Cawagub) kena hukum Karmaphala yang kita umat Hindu Bali sangat percayai.

setuju, setidaknya pilih yang benar2 “bali” hehehehe

ady gondronk
May 31st, 2008 at 8:32 am

Tempo hari ikut ga saat debat calon kandidat gubernur Bali yang diadain oleh FE Unud di Kampus sudirman..??
Atau kalo ga,juga tanyang di Tipi kok..
Nah,disana keliatan kan gimana visi misi calon2 pemimpin Bali nanti..
mudah2an itu semua bisa bener2 terwujud.
Siapapun yg terpilih nanti

yup, dan semoga bali semakin ajeg

anton
June 1st, 2008 at 11:58 am

hahahahaha, aku ngakak tenan moco iki. tumben pak dosen bisa nglawak. serius. lucu banget. sepertinya layak jd bahan wayang ceng blonk. hahahaha…

hehehe, iseng aja pak, ngeliat baliho di jalan semakin attraktif aja :D

sayasiorangtampan
June 3rd, 2008 at 1:46 am

gyakakakaka…
komentar kritis dan menghibur! :lol:

thx

Ayuni
July 8th, 2008 at 2:39 am

hahahhahahahahahahhahahaha
lucu lucu yg bagian akhir..

yg nulis juga suka super mama ya.. ? :P

ga suka sih, tp kadang si ruben lucu juga :D

Wayan Budi
July 10th, 2008 at 1:38 am

“makasi bli. pemilihan gibernur (hehe) bali kalau tidak salah 9 juli 2008, gara2 itu juga bazzar pemuda saya jadi mundur :(

…. Hareee geneee masih ada bazaarr…… :P

masih donk, bahkan semakin banyak, hehehe

Leave a Reply