Dua hal ini yaitu berita tentang akan adanya kenaikan (lagi) harga BBM oleh pemerintah dan merebak isu sms santet adalah dua hal yang menggelitik hati saya belakangan ini. Walupun kedua hal tersebut adalah di luar penalaran saya, namun ingin juga rasanya berkomentar.
Tentang kenaikan harga BBM, terutama bensin, pikiran saya menerawang teringat kembali jaman dulu ketika dengan uang 1500 rupiah saya bisa mendapatkan 2 liter bensin yang sudah cukup dipakai seminggu lebih untuk motor Honda Astrea Prima (temen-temen dulu menjuluki Kereta Senja) saya. Entah apa yang terjadi kini, dengan selembar duit 5000-an kita hanya mendapatkan seliter bensin.
Melihat demo mahasiswa dan berbagai opini serta yang diperlihatkan di televisi oleh para pakar di bidang harga BBM seperti ini, saya menarik kesimpulan bahwa ada banyak sekali pihak yang tidak setuju dengan akan dinaikkannya harga BBM (lagi). Kalau rakyat sih jangan ditanya, jawabannya pasti tidak setuju walaupun mereka tidak memberi solusi untuk mengatasi hal ini. Tapi mahasiswa yang demo itu, dan juga para pakar di tv itu, mereka juga menolak dan telah memberi berbagai opini serta solusi untuk pemerintah. Saya jadi bingung, kalau memang solusi itu bisa dipakai, kenapa pemerintah tidak menggunakannya agar harga BBM tidak naik lagi? Silahkan dijawab sendiri…
Hal kedua ini yang benar-benar tidak masuk diakal, bahkan beberapa orang di milis sampai joke tentang bagaimana majunya negara Indonesia kita ini, hingga bisa membunuh/menyakiti orang melalui teknologi sms. Dengan kata lain si pelaku memadukan teknologi dan “kekuatan lain”. Wah, kalau benar begitu, jangan sampai Amerika tahu hal ini, karena jika sampai kemajuan ini berada ditangan mereka, bisa-bisa Amerika menjadi semakin berkuasa, hahahaha.
Saya bukannya tidak percaya dengan hal-hal yang berbau ‘mistis’ seperti itu karena di Bali hal-hal mistis memang masih sangat kental dan menjadi kepercayaan. Tapi kalau dipadukan dengan teknologi sms seperti ini, tentu membuat kita mengernyitkan dahi, dan teman sebelah saya bilang, “ah, jangan-jangan hoax..”
*masyarakat awam mana ngerti hoax
14 Comment
di sini satu liternya naik turun sih sampai sekarang, dari 1.39 - 1.50 euro , suka nunggu harga turun kalau mau ke pom bensin
hehehe, bisa kayak gitu ya?
mas..mas…
salah spelling tuh judulnya
amtara…
harusnya antara pak dosen..
ha.ha.ha.ha….
hahaha, itu sengaja untuk menarik perhatian..
*pura2, pdhl malu setengah hidup..
**perbaiki ah..
bener bgt bli
masa baca doank langung dead
menurut saya ni,
itu cuma rasa takut yang berlebihan atau paranoid
coba kasi baca orang yang gak tau
pasti akan baik2 ja
jamin deh
parahnya lagi, ada media koran yg kayaknya melebih-lebihkan dan memanfaatkan situasi tanpa memperhatikan kepentingan informasi utk masyarakat
katanya ga bole ada hoax di milis, kok ada lagi ya. cape dee
langsung klik “delete” aja bli
biasa bli, hanya ada di endonesia
nanti akan ada leak over 3,5 G….
hahahahaha
Biarkan saja naik sampe 25 rb, biar semua pada jalan dan naik BMX … kekekekek…..
Teknologi terbaru yaitu Santet masuk PONSEL….
yup, kayaknya naik sepeda ke kantor perlu di trend-kan nih
mungkin dengan naek harga bensin bisa mencegah global warming
ya ya ya, itu salah satu sisi positif-nya
hati-hati wir, mengingat profesimu sebagai dosen, jangan sampai kamu kena santet dari mhs-mhs mu huahahahahahhahhhaha
asalkan mahasiswi cantik, gpp bow….
hwahuahuahua
DUKUNG TIM THOMAS & UBER CUP!!!
SEMOGA JADI JUARA!!!
yoi, semangat….!!!
*padahal ga nyambung, hihihi
wah teknologi santet semakin canggih ya, coba sms itu dikirim ke hp nya presiden as biar dia tunduk sama indonesia (sekali kali)
pas sekali, semalam saya juga bilang begitu sama adik saya, hehehe
*kalau begitu, bisa-bisa indonesia akan jadi negara penguasa di bumi ini
Bli Devari, pengirim hoax-nya itu adalah saya huahahahaha … Jeg masyarakat kita kapan majunya yak. Orang udah jalan - jalan ke bulan, kita malah ngurusin sms santet. Media kita juga gila, ngapain juga mem-blow up berita kayak gini. Malah bikin masyarakat jadi paranoid aja. Yang lebih lucu pak Pulisinya malah ikutan juga bilang supaya masyarakat hati - hati terhadap SMS semacam ini. Halah … ketik C spasi D ne bli …
jaman edan win, kata orang, kalau nggak ikut edan, kita akan dibilang edan, hehehe
maaf bos salah sasaran, sms santet itu saya buat untuk anggota2 DPR yang bikin hidup saya makin susah … jadi mohon maaf ya
hahahaha, awas nanti saya kirimin balik tuh sms…
disini bensin juga udah naik duluan…
oya, dimana itu?
btw websitenya bagus…
makasi..
Harga minyak sudah resmi naik,sekarang sudah tidak bisa apa-apa lagi, diprotes mati-matian juga nggak ada guna. Cuma bisa menghadapinya dengan sikap optimis.
http://www.andos.web.id/harga-bbm-naik-hore.htm
*menghela nafas
Leave a Reply