Sesuai pertanyaan saudari Poni (namanya lucu juga ya, hehehe) disini maka saya mencoba membuat program C++ sederhana untuk membuat menu yang diminta. Sebenarnya Poni bertanya tentang tugas program C++ yang diberikan dosennya, seperti yang ditanyakan pada komentar sebelumnya. Tapi karena saya agak sibuk dan juga biar nanti saya tidak dimarah sama dosen yang memberikan tugas tersebut, maka untuk metode sorting (pengurutan) dan searching (pencarian) yang bisa menggunakan metode-metode seperti bubble sort, quick sort, dan metode-metode lainnya, saudari poni mungkin mencari sendiri baik di internet ataupun di buku struktur data. Gampang kok..
Seperti pada postingan saya sebelumnya (dalam bahasa inggris yang acak adut) bahwa untuk belajar pemrograman sebaiknya kita belajar algoritma terlebih dahulu. Menurut saya idealnya belajar algoritma dulu, baru kemudian belajar bahasa pemrograman. Kalau kita langsung belajar bahasa pemrograman tanpa memiliki dasar algoritma yang kuat, maka kemungkinan kita akan menemukan lebih banyak kesulitan. Seperti yang banyak dirasakan oleh teman-teman mahasiswa.
Sayangnya, ada juga kampus yang agak memaksakan kurikulum yang diberikan di kampus. Kalau waktu saya kuliah dulu, mata kuliah algoritma saya dapatkan hingga semester 3. Dan semester 4 baru mulai belajar Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming / OOP). Namun bisa dibilang saya juga sama sekali belum bisa menerapkan OOP ini.
Fisrt, i have made a post about introduction to algorithm, but in indonesian language. Algorithm is logical stages that compiled systematically and logic to solve a problem. The word “logic” is the keyword in algorithm. The stage in algorithm have to earn to be determined is valuable true or false.
Now i try to make an example of algorithm, a simple example. For example, we want to know a number is even or odd. Before we can make the program, we must know the algoritm. How we can know the number is even or not.
The even number is the number which can be divided by two (the mod 2 result is zero). Example for even number : 2, 4, 6, 8, etc. So after that, now we can make the pseudocode :
Or, for advance programmer, they can be direct make its program using a programming like C/C++, Pascal or a visual programming like Visual Basic, Borland Deplhi, etc.
Sumpah, sebenarnya nggak pede banget posting dengan bahasa inggris yang ancur kayak gini. Mudah-mudahan ada yang ngerti. Mohon maaf kalau banyak kesalahan apalagi sampai membuat makna yang berbeda dari maksud sebenarnya, harap maklum. Hwahuahuahua