
Every body know that politics is cutthroat. I dont know what happen to this guy, so he put his photo into “baliho” with a note “do not choose me“. Maybe this guy disappointed with political situation nowdays in Bali. For some people, maybe this is funny. How about you? Sigh…
18 Comment
Wow… is that true? Where can I see that baliho?
hwek.. uniq baliho cuy…
hehehe..kayaknya itu baliho teraneh diantara baliho-baliho aneh lainnya yang nampang dipinggir jalan..
wuah, dimana tuh?
keren
Bli katanya di situ katanya banyak anjing rabies yang menular ke manusia ya? menurut Gubernur Bali Made Mangku Pastika anjing liar harus di brantas. Pertanyaan saya apakah bli wira punya anjing? klo punya hati-hati jgn sampe kontak dengan anjing.
*paling benci sama anjing * x(
waaa, great shoot for great baliho..
pengen liat langsung balihonya…
keren nok..
baliho-nya kamu mana wir.?
katanya jadi caleg nomer urut 4.
ayoo skrinshotnya mana…??
kalau caleg nya bli wira….janji saya akan nyoblos sampai tembus gambar beliau ini….
kayanya orang ini meniru gaya kampanye gusdur dan sby dulu. yang mana memanfaatkan asas keibaan dari sesama. karena metode itu paling jitu di gunakan buat orang indonesia khususnya orang bali. semakin tertindas maka semakin banyak orang mengasihani. dasar dunia politik, kalian palsu tau gak seh, hwuahuwhuawa…
hahaha… baru aja saya berkomentar di blogne gungws, perihal baliho ini. sudah sempat difoto, tapi keduluan BLi Wira. Kalo ndak salah adanya di pertigaan sebelah barat Pasar Pengosari Kerobokan, daerah Gadon. ya ?
ah kebanyakan iklan caleg…
banyak yg jegeg2 juga hehehhehe
bingung milihnya
aku mo jadi caleg juga ah.. hihihihihi
Yang jelas postes caleg mulai sangat menganggu kenyamanan mata saya.
in my opinion that is a waste of money. what is the purpose of placing the ads if you don’t want yourself to be elected. what a weirdo….
Saya embat gambarnya ya pakkk
halow, ko gambarnya gag kelihatan. kLo memang letak baliho itu di daerah br.gadon arah kec canggu, saya tau sapa yang masang itu baliho.
Atas perbuatannya memasang baliho ini banyak mendapat kecaman masyarakat, dan sekarang baliho itu sudah dicabut.
Opini saya, kalo mau populer, berbuat lah sesuatu yang baik, jangan ASBUN atau asal bunyi aja. Saya tau persis orang yang masang Baliho itu.wakaka.
Keren. Dimana tuh?
Leave a Reply