wirautama.net

learn, work, pray
Subscribe

Film : Click

July 20, 2009 By: wira Category: resensi film

clickHari minggu kemarin mumpung tidak ada kegiatan apa-apa selain nyuci pakaian, bersih-bersih kamar dan beberapa pekerjaan rumahan lainnya, saya dan istri memutuskan menonton VCD berdua. Sebenarnya kami sudah merencanakannya karena semalam sebelumnya kami mampir ke rental untuk meminjam VCD. Kami (atau lebih tepatnya saya, hehe) memutuskan meminjam 3 film VCD. Ada alasan tersendiri mengapa saya meminjam yang dalam format VCD dan bukan DVD, tentu saja agar lebih gampang di copy ke hard disk di laptop, bukan untuk disebarluaskan tapi agar saya tetap bisa mengembalikan VCD tepat waktu tanpa takut tidak sempat menontonnya.

Film pertama yang kami tonton berjudul “Click”. Kisah film ini dimulai ketika Micheal Newman (diperankan oleh Adam Sandler) menjalani kehidupan keluarganya dengan istri cantik bernama Donna Newman dan dua orang anak yaitu Ben dan Samantha. Newman adalah seorang arsitek yang sedang meniti karir dan menjadi cenderung mementingkan bisnis dan karirnya dibanding meluangkan waktu dengan keluarganya termasuk dengan kedua orang tuanya. Hingga akhirnya Newman ingin membeli sebuah remote universal, semacam remote yang bisa digunakan untuk semua alat-alat dalam rumahnya.

Newman kemudian pergi ke sebuah mall dan tertidur di sebuah kasur yang dipajang di mall tersebut. Cerita dilanjutkan dalam mimpi Newman dia bertemu Morty (Christoper Walken), seorang malaikat yang memberikan Newman sebuah remote yang bisa digunakan untuk mengatur hidup Newman. Dia pun kembali menjalankan kehidupannya dan sikap Newman menjadi semakin angkuh dan tetap fokus pada karirnya. Dia pun berhasil menjadi arsitek terkenal serta menjadi CEO di perusahaannya berkat kecanggihan remote yang diberikan oleh Morty.

Namun di balik semua itu, banyak hal yang tidak dia harapkan terjadi, keluarganya mulai pecah walaupun mereka tetap menyayangi Newman. Tanpa dia sadari dia telah bercerai dengan istrinya, Donna. Istrinya ternyata telah menikah dengan pria lain namun mereka tetap menyayangi Newman. Banyak pula kehidupan yang dia lewati begitu saja karena remote itu mulai tidak bisa dikontrol. Newman mulai menyesal namun sudah terlambat, dia tidak bisa kembali lagi dan remote itu telah mengatur hidupnya. Sampai akhirnya Newman tua dan sakit-sakitan serta ajal menjemputnya. Dia menyesal namun pasrah dan memberikan pesan terakhir kepada anaknya Ben yang baru saja menikah untuk lebih mementingkan keluarga, jangan seperti dirinya. Dia juga mengatakan kepada istrinya bahwa Newman tetap mencintainya. Morty pun menjemput Newman dan itu berarti ajal untuk Newman.

Tiba-tiba Newman terbangun dari mimpinya, Morty yang ada dalam mimpinya memberi kesempatan kedua bagi Newman untuk memperbaiki hidupnya. Newman sangat gembira, dia pulang dan mengubah pemikirannya, dia kembali memperhatikan kedua orang tuanya, istrinya dan kedua anaknya. Newman memulai hidup baru bersama keluarganya dan bahagia.

Ceritanya mungkin cukup sederhana, namun tetap bisa memberikan inspirasi bagi saya, bahwa karir bukanlah apa-apa tanpa kebahagiaan besama keluarga.

Related Posts:

13 Responses to “Film : Click”


  1. gomel says:

    gue juga udah nonoton tuh,,
    lumayan seruu,, :D

    btw, jangan lupa mampir n komen balik y! thanks :D

  2. ekabelog says:

    saya udah nonton bli..udah lama banget nontonnya…

    Filmnya bagus…menggabungkan unsur komedi dan drama..ada lucunya ada sedihnya…

    saya jadi pengen punya remote kayak gtu….

  3. Rismaka says:

    Wah saya belum nonton mas.
    Suka film ya?

  4. almascatie says:

    satu hal yang asyik dari pilem2 barat itu, kadang temanya simpel, seadanya tapi dibuat dengan sudut pandang yang buat kita terkagum2 *jadi pengen nonton ni pilem deh*

  5. wira says:

    @gomel : siap, langsung ke TKP…
    @ekabelog : harus tidur dulu, trus mimpi kayak si Newman, hehehe
    @Rismaka : ya lumayan lah..
    @almascatie : betul, saya jadi seneng film2 yang bisa memberi inspirasi kayak gini..

  6. wah, jadi pengen nonton nih :)

  7. Adi says:

    Sama,jd pgen nNtn jg ne

  8. a! says:

    ending tulisannya benar2 menunjukkan blogger yg cinta keluarga. :D

  9. wira says:

    @Bisnis Online, @Adi : hehe..
    @a! : mudah2an bukan hanya sindrom penganten baru sir..

  10. PanDe Baik says:

    CLICK ceritanya mengkhayal. Tapi kalo gak mengkhayal, bukankah kita jadi gak punya impian yang ingin dicapai ?
    Saya sih paling suka yang adegan slow motion itu… ADAM Sandler humornya absurd tapi oke. Saya malah masiy suka nonton Wedding Singer-nya.

    VCD lebih kecil ukurannya ketimbang DVD dan muat sekitar 3-4 judul kalo dicopy ke keping DVD. He… Kebiasaan Buruk.

  11. wira says:

    @PanDe Baik : wah, saya belum nonton yg itu, mungkin minggu depan pinjem ah..

  12. keren banget kawan..
    nice information..

    Tengkyu.

    Belajar SEO Para Pemula

  13. wira says:

    @Sulumit Retsambew : tengkyu kembali :-)


Trackbacks/Pingbacks

  1. Doraemon: Nobita and the Green Giant Legend « BELOGngeBLOG 22 07 09

Leave a Reply