i’m unique
Kena “Prospek”!!
{ daily, opinion } { }
16
May
2008

“Gimana rasanya kerja disini dik?”

Begitulah kalimat pertama yang keluar berupa pertanyaan umum, dan setelah dijawab muncul beberapa pertanyaan wajar lainnya ketika obrolan itu dimulai. Awalnya saya sudah tidak begitu tertarik dengan obrolan itu. Obrolan pun sedikit demi sedikit menjadi satu arah dan membosankan dimana satu pihak jauh lebih dominan berbicara. Isi pembicaraan sangat mirip dengan ketika saya menjelaskan suatu materi di kelas kepada mahasiswa, dimana mahasiswa hanya bisa bengong dan mahasiswi terkagum-kagum melihat ketampanan saya, hwahuahuahua.

Ya, ujung-ujungnya ini adalah sebuah percakapan seseorang yang sedang menawarkan (baca:mempengaruhi) teman saya untuk ikut ke sebuah MLM (multi level marketing). Entah kenapa, walaupun yang di “prospek” bukan saya, tapi saya yang ada disana tetap merasa risih. Dan kasihan juga melihat teman saya yang hanya bisa manggut-manggut dan menjawab “ya…” dan “oooo..” walaupun dengan sedikit terpaksa.

Terus terang, saya bukan anti dan tidak suka dengan yang namanya MLM, bahkan adik perempuan saya, saya sarankan untuk lebih serius di bidang MLM yang berkantor di bilangan Teuku Umar itu, hitung-hitung mengisi waktu luangnya. Tapi mengapa ya, saya kok tetap tidak suka ketika kena “prospek” seperti itu, diberi ceramah dengan hal-hal yang begitu luar biasa, yang memberi ceramah tentu saja layaknya seorang yang sukses dan tahu segalanya serta berwawasan sangat luas dan bla bla bla….

Sebenarnya ketika sedang menerima ceramah “prospek” seperti itu, dalam hati saya sering menjawab sendiri dan ingin untuk memberikan tanggapan yang kontra tentang apa yang dijelaskan dalam ceramah dadakan seperti itu. Namun saya orangnya nggak bisa “saklek”, jadi ya saya berusaha senyum aja sambil berdoa agar dia bosan memberikan wejangannya yang kebanyakan “bull sh*t” itu.

Maunya sih bilang, “Eh dab, di dunia ini nggak ada yg gampang, sukses itu butuh usaha. Kalau memang ada cara sukses yang segampang itu, ngapain nggak kasi tau pak SBY aja, biar rakyat di negara kita ini ga jadi miskin kayak gini, biar harga BBM nggak jadi naik. Ente pernah bayangin nggak, andaikan nanti semua orang ikut MLM, siapa yang bakalan beli produk melalui kita? Lha semua jadi penjual, akhirnya ya balik lagi, kita semua jadi pembeli. Dan yang untung siapa? Ya jelas perusahaan MLM itu. Ah, saya yang longor atau situ yang sontoloyo?”

“Satu lagi, kalau dibilang MLM adalah memangkas biaya yang keluar untuk distributor dan untungnya akan masuk ke kita langsung sebagai pembeli dengan harga produk yang murah, bayangkan donk, berapa lapangan pekerjaan yang terbuka dengan adanya rantai ekonomi pada distributor itu? Memotong biaya distributor itu sih sama dengan perusahaan ingin memonopoli keuntungan dengan dalih keuntungan akan masuk ke kantong kita”.

Note : saya memang nggak ngerti apa2 tentang MLM, jadi mohon maaf kalau ada yang tersinggung. Menurut saya MLM atau bukan, semua butuh usaha. Jadi menurut saya, kerja apapun, peluang untuk sukses sama aja. Dan kesuksesan tidak hanya diukur dengan uang karena uang belum tentu bisa membeli semuanya. Definisi sukses bagi setiap orang itu berbeda. That’s all.

Most Commented Posts

14 Comment

adi
May 16th, 2008 at 12:40 am

betul bos :)
metode marketing apa aja sih sah2 aja termasuk mlm, viral, dsb. yg jadi gak sah cara mereka menerangkan-nya kepada orang yg gak bener :D

ya begitulah mas..

arman
May 16th, 2008 at 11:34 am

oh begini ceritanya… hehehe emang kalo udah ngomongin oknum2 mlm kita cuma bisa ngebatin ama ngelus dada aja… capeee deeehhh… :P

iya, yang bikin ga enak itu bukan MLM-nya, tapi oknum-nya

ipoenk
May 16th, 2008 at 4:17 pm

Mr. Wira Said : “dimana mahasiswa hanya bisa bengong dan mahasiswi terkagum-kagum melihat ketampanan saya, hwahuahuahua.”
iPOENK said : ” Hwaw hwawa hwawa juga deh pak ”

Iya betul pak … saya juga anti sama yang namanya mlm … kalo ngomong itu lho selangit deh pokoknya … malah kakak saya nih pak , ngajakin gabung jadi downlevel nya dia ….. kaburrrrrrrrr……

kalau saya sih sama MLM-nya nggak anti, tapi oknum-oknumnya yg bikin risih

sadink
May 17th, 2008 at 12:48 am

Ayo JOIN ke TIENS …… kekekekekekek :) :)

hwhuahuahua

aLe
May 17th, 2008 at 1:53 am

aLe pernah kena juga
dan pernah melakukan juga ^^
tapi itu dah masa lalu, skr prospek2an lewat online saja, wekekeke

saya kena prospek lebih dari sekali, tapi ada juga yg “baik” kok dan ga bikin kita bete

Deddy
May 17th, 2008 at 2:20 am

yah, orang sering menjual “mimpi”. siapa sih yang ga mau nyante tp duit banyak?
tapi bagi mereka yang memang serius di MLM tau kok susahnya berusaha di MLM. apalagi pandangan masyarakat yg negatif ttg MLM.

betul bli, orang2 yang menjual mimpi itulah yang sering membuat saya jadi “inguh”, coba kalau dia bicara lebih realistis dan tidak mengajak kita menghayal terlalu jauh mungkin obrolan bisa jadi lebih asyik.

ghozan
May 17th, 2008 at 2:36 am

“sukses itu butuh usaha” saya setuju sekali, gak ada orang yang langsung sukses secara instan semua itu butuh proses dan ketekunan kecuali orangnya ya punya warisan berlimpah ruah dari orang tuanya atau banyak dapat uang hasil “korupsi” seperti you know who :D

hahaha, “you know who”

Elys Welt
May 17th, 2008 at 11:29 am

lha kamu termasuk orang sabar ya, masih bisa senyum2 begitu :D

sabar karena terpaksa :-)

okanegara
May 18th, 2008 at 8:37 am

tidak ada yang mudah di dunia ini. no pain mo gain.seorang direct seller dan jago MLM paling handal dan tajir pun sebenarnya berhasil karena kerja keras, bahkan iming-iming hanya menggunakan sebagian waktu untuk kerja justru terbalik setiap detik dan saat pun menjadi kerja keras karena harus prospek orang dimana pun, bagi seorang pekerja MLM akan melihat jaringan persahabatan dan perkenalan sebagai jaringan market bisnis, bahkan ketika sembahyang di pura pun bisa sempat saja prospek orang…

hahaha, ada yg sampai kayak gitu ya?
orang-orang seperti itu yang saya males ajak ngobrol, karena semua sikap dan kata-katanya ada tujuan tertentu

anton
May 18th, 2008 at 9:46 am

kalo ditawari ML (tanpa M), pasti ga bakal nolak. apalagi kalo seniornya bahenol. :D

*kabur sebelum disantet pake SMS*

ah, pak anton bisa aja

dede
May 22nd, 2008 at 1:14 am

Saya setuju lecture, saya juga tidak suka diprospek MLM walau sekarang masuk anggota K-Link hanya karena butuh produknya untuk kasi obat terapi ke mertua, dan pengalaman saya pernah diajak ke pertemuannya hanya membicarakan kesuksesan anggotanya dan teriak2 penuh semangat sampai saya pusing ikut didalamnya, dan sebelum acara selesai saya pulang….karena di MLM yang sukses adalah yang paling pertama ikut selain mereka juga kerja keras dan sudah tentu perusahaannya yang dapet untung gede (kebanyakan produk luar Indonesia), jadi mustahil semua sukses. Gembar-gembor kita lebih bebas waktu kerja juga bohong, tidak mungkin kita punya waktu luang karena harus terus ikut pertemuan dan prospekin orang buat jadi kaki kita…..jadi pada prinsipnya MLM produknya emang OK tapi kalau bisnisnya disebut sangat menguntungkan hanya omong kosong…………..sori bagi yang fans MLM dan komentar yang kepanjangan

betul, secara umum cara marketing MLM sering membuat perasaan kita tidak nyaman :-)

pandebaik
May 22nd, 2008 at 8:51 am

MLM itu ada baik buruknya kok. Baiknya kalo produk yang ditawarkan itu memang berguna untuk pemakainya-pembelinya. Buruknya kalo sampe kena pengaruh buat ikut gabung. tak seperti yang dikira. santai batise gejir2, jeg sing nepukang unduk Bli… :)

Dan buruknya cara “prospek” orang kadang ga ngenakin hati.

petir
petir
June 25th, 2008 at 3:57 am

Waduh,,,,,benar sekali pendapat kalian !
Mereka bisanya merayu aja,supaya kita mau bergabung dengannya !
Mereka juga biasanya menyombongkan diri dengan mengatakan,”baru seminggu bekerja,saya udah bisa beli motor baru,baru 3 bulan kerja,saya dah punya rumah,mobil,harly davidson,sawah,monyet peliharaan ,bla..bla..bla”
Padahal tau sendiri,,,rokok aja ngebon kewarung..!
Semua OMONG KOSONG DOANG.
Jangan sampai kalian ketipu ya…………………………………..!

Saya salah satu korban tipu muslihat dari pekerja MARKETING FREELANCE,
Saya dibuat sampai bermimpi……”pokoknya kerja nyantai uang mengalir terus,bisa 25 juta seminggu” begitulah keluar dari mulut busuknya…………….!
Kenyataanya,saya tekor terus….biaya ongkos tiap hari PP hampir 27ribu sedangkan pemasukan tidak ada sama sekali,
Saya jujur ,ini kenyataan !
Kalau tidak percaya…..silahkan datang dan cek sendiri ke PT.GRAHA MULTI MULIA CEMERLANG.Jln.Tawakal XI no.1 Grogol Jakarta-barat.[samping RS sumber waras dekat Roksi sequer],
Disana anda akan lihat banyak orang berlalulalang,ya….orang-orang yang malang korban tipuan simulut hiperbola.
BULAN INI RENCANANYA,saya mau melaporkan kegiatan ini kepolisi,
Saya tidak tega orang-orang pada dibodoh-bodohin…………………..!

mantap…

ayik
ayik
July 3rd, 2008 at 1:15 am

wahhhhhh sabar ya sayang……………..

thanks honey, i love u bibeh

Leave a Reply