i’m unique
The Chronicles Of Narnia : Prince Caspian
{ film } { }
02
June
2008

Balik lagi menulis dengan bahasa Indoensia karena memang susah sekali nge-blog dengan bahasa inggris.

Akhirnya jadi juga saya menonton di bioskop, kali ini bukan karena ada film yang bagus tapi karena ingin sekedar melepas penat dan menikmati masa pacaran dengannya. Berbeda dengan film Iron Man yang saya tonton beberapa waktu yang lalu, film ini, The Chronicles Of Narnia : Prince Caspian tidak begitu bagus buat saya. Sinopsisnya bisa anda baca disini.

Sebenarnya dari awal saya sudah menduga bahwa film ini, sebut saja Narnia, adalah film remaja atau mungkin lebih cocok disebut film anak-anak. Dilihat dari ceritanya tentang dongeng dan juga pemeran utamanya yang masih belia.

Tapi untuk adegan-adegan yang ditampilkan cukup bagus dan sempurna (walaupun saya menonton sambil sesekali ketiduran, hehehe), tapi hal yang membuat kurang menarik adalah cerita yang sepertinya dipaksa menjadi panjang padahal kalau dipikir mungkin film Narnia ini bisa menjadi berdurasi 60 menit saja.

Tapi diluar dugaan saya, ternyata dia sangat suka film Narnia ini dan mengatakan film ini sangat bagus (dengan nada berapi-api), sementara menurut saya biasa saja. Ya mungkin karena selera kita sedikit berbeda. Berhubung dana yang sangat tipis, kami menonton di Wisata dengan paket hemat dan hanya ditemani sebotol air mineral.

Related Posts

7 Comment

zee
June 3rd, 2008 at 7:58 am

Sy emg belon nonton. Yg pertama aja ga ketonton, jd ngikutin yg kedua ini jg males2an..
Biasanya klo jelek, g pake lama udah keluar di HBO… sy tunggu ajalah.

atau cari yg bajakan aja, hehehe

SiMunGiL
June 3rd, 2008 at 9:53 am

Paling keren adalah pada saat terakhir diputer lagu dari Regina Spector - The Call…
waahhh…itu keren! :D

yup, lagunya bagus juga tuh, download ha :D

okanegara
June 4th, 2008 at 9:44 am

lho kok bahasa indonesia lagi? hehe.. iya, sepertinya nuansa fantasi film ini membuat kesannya jadi tontonan fantasi keluarga.

iya, susah banget ngeluarin unek-unek dgn english

Sharon
June 5th, 2008 at 1:31 pm

Sebenernya film ini tuh super filosofis, kalau buat aku sangat kurang banget durasinya. Secara udah pernah baca bukunya, jadi ada hal2 yang jadi jelas waktu nonton. Entah mengapa, narnia is ssoooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo good movie. Hehehehe… Rada berlebihan mungkin. Waktu nonton harus sambil terus membaca simbol2 yang ada di dalamnya sih :)

filmnya feminim, yg cewek2 pada suka semua, apalagi liat bintangnya yg cakep, hwahuahua

Penyu
June 6th, 2008 at 10:50 pm

Aduh gini dah susahnya idup didaerah terpencil ga ada bioskoooooop !!!
btw katanya narnia lebih gelap ceritanya, lebih dewasa, bukannya film nya yang dipaksa pendek bro ? kan novelnya lumayan tu :) , mungkin kalo hambar karena bro ngajak si dia kali, filmnya kalah cakep :)
Waduh jadi pengen nonton ne, hmmm telp pengedar pilem bajakan ah lalalala

hehehe, tau aja saya ampe ketiduran di pangkuannya :p

tc
June 7th, 2008 at 4:03 am

menurutku filmnya lumayan bagus koq..lucu juga..
yaaah menghibur laaah
:)

yup, lumayan daripada bengong di rumah, hehehe

Ramayadi
June 10th, 2008 at 4:55 am

puas-puasin Wir…nan be ngelah panak care rage gen be nyongkok dimuka ember penuh popok kakakakakakakakakakakakakkakaka

tp jatah diatas ranjang masih lancar kan?

Leave a Reply